BLANTERWISDOM101

Algoritma Steganografi Metode End Of File

Minggu, 05 April 2020
Steganografi, adalah bagian dari seni kerahasiaan dan keamanan sebuah pesan. Pada dasarnya, algoritma dari steganografi adalah menyembunyikan pesan rahasia ke dalam sebuah citra bermedia gambar. Proses encoding dan embedding yang dilakukan agar pesan yang bersifat rahasia tidak terduga oleh orang lain.



Banyak sekali metode dari algoritma steganografi. Salah satunya adalah metode End Of File (EOF). End Of File merupakan metode pengembangan Least Significant Bit (LSB). Algoritma metode ini adalah dengan cara menyisipkan bit-bit data pesan pada akhir file citra media, sehingga tidak mengalami perubahan kualitas data pada file media di awal. Jadi, pesan disisipkan diakhir berkas atau media. Pesan yang disisipkan tidak terbatas. Tapi, ukuran media bisa saja menjadi lebih besar dari ukuran awal.


Berikut Langkah Encoding Dalam Steganografi EOF:
1/) Pesan yang akan disisipkan diubah ke dalam bentuk biner dengan representasi 1 atau 0.
2/) Lalu disisipkan angka 1 di depan rangkaian kode biner.
3/) kemudian, rangkaian kode biner tersebut diubah atau dikonversi menjadi bentuk desimal sehingga menghasilkan nilai bilangan bernama m.
4/) Menghitung jumlah warna yang terdapat dalam berkas RGB yang menjadi objek media steganografi dan akan menghasilkan sebuah bilangan. Bilangan tersebut dinamakan bilangan n. Jika, m>n!-1 maka pesan yang akan disisipkan berkas menjadi berukuran terlalu besar sehingga penyisipan pesan terjadi error atau tidak dapa t dilakukan.
5/) Warna dalam palet warna diurutkan sesuai urutan default. Setiap warna berformat RGB diKonversi menjadi bentuk bilangan integer dengan aturan (R * 65536 + G * 256 + B). Kemudian diurutkan berdasarkan besar bilangan integer yang
mewakili warna tersebut.
6/) Setelah itu, dilakukan proses iterasi terhadap variabel i dengan nilai i adalah dari 1 sampai n. Setiap warna dengan urutan n – i dipindahkan ke posisi baru yaitu m mod i, kemudian m dibagi
dengan i.
7/) Kemudian palet warna yang baru hasil iterasi pada langkah ke – 5 dimasukkan ke dalam palet warna berkas RGB. Apabila ada tempat yang diisi oleh dua buah warna, maka warna sebelumnya yang
menempati tempat tesebut akan digeser satu tempat atau bit pixel ke samping.
8/) Apabila ternyata besar dari palet
warna yang baru lebih kecil dari 256 maka palet warna akan diisi dengan warna terakhir dari palet warna
sebelumnya.
9/). Kemudian berkas RGB akan dikompresi ulang dengan palet warna yang baru, untuk menghasilkan berkas yang baru dengan ukuran dan gambar yang sama, namun telah disisipi pesan.



Langkah Decoding Steganografi EOF:
1/) Masukkan nomor sesuai dengan posisi setiap warna pada palet warna citra RGB yang telah disisipkan pesan.
2/) Warna diurutkan berdasarkan konversi  RGB ke nilai integer dengan rumus: (R * 65536 + G * 256 + B).
3/) m diberi nilai 0.
4/) Iterasi variabel i dari i+1 sampai n-1 adalah:
m=m*(n-1) + posisi warna ke i iterasi variabel j dari i +1 sampai n-1 jika
posisi warna ke j > nilai posisi warna ke-i, maka posisi warna ke i dikurangkan 1.

Share This :
_/Arya-Kun

Hanya seorang pelajar yang hobi nya membuat kode dan berharap ilmu nya bermanfaat bagi orang lain.

0 komentar